Evi Lakueste's Home
Wellcome to My Blog...
Guest
Sabtu, 21 Desember 2013
Senin, 26 November 2012
Layakkah Kita Dicintai?
Assalamualaikum....
Pagi ini saya akan berbagi tulisan Bunda saya tadi malam, tentang kelayakan dicintai. Beliau adalah seorang Ibu yang sangat luar biasa. Mungkin dilain waktu sata akan membahas banyak tentang Beliau, untuk saat ini cukup tulisan Beliau saja yang akan saya tampilkan. Berikut ini adalah foto Beliau, Ibunda Sri Sukmawati :) :* Selamat Membaca....
Marilah kita bertanya pada diri sendiri pada hari ini, sejenak saja, tentang sebuah lambang keberartian dan makna hidup yang sangat mendalam: kelayakan untuk dicintai. Maka, layakkah kita untuk dicintai?
Layak dicintai adalah lambang keberartian. Sebab cinta tidak dipersembahkan untuk padang jiwa yang hampa. Tidak juga untuk karya-karya yang tidak bermakna. Hanya bila kita berguna, maka kita layak untuk dicintai. Hidup tidak akan memberikan ruang untuk orang-orang yang kikir, yang hanya bisa merusak dan tidak pernah bisa membangun. Yang hanya pandai mengkhianati, menyakiti dan tak pernah berdaya untuk merajut kembali. Yang hatinya beku dan tak pernah mengilhami. Hanya bila kita berarti, maka kita layak untuk dicintai.
Kelayakan untuk dicintai adalah definisi dari sebuah kapasitas diri. Kapasitas yang diukur dari sejauh mana kita memiliki harga. Dalam wujud amal nyata dan peran-peran yang berbukti. Bukan status, apalagi hanya sekedar hiasan performa dan pulasan kepalsuan. Nilai umum dari orang yang layak untuk dicintai, adalah kemanfaatan dirinya bagi kehidupan, bagi sesama, dan bagi keberlangsungan hidup diri dan orang lain.
Beriman, berdaya guna, taat dan kemudian memberi manfaat untuk kehidupan sesama. Maka sebaik-baik orang mukmin adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. Karenanya kelayakan dicintai pada dimensi yang paling mendalam adalah kemampuan seorang manusia untuk bisa mengerti apa yang seharusnya dilakukan sebagai seorang hamba yang diciptakan Allah di muka bumi ini. yang kelak akan mati, lalu dimintai pertanggung jawaban. Maka ia akan memburu cinta-Nya, agar layak dicintai. Pada perburuan cinta itu lantas berhamburan amal-amal dan kebaikannya, untuk orang-orang disekitarnya. Maka profesi dan status tak kuasa membendung aliran kebaikan-kebaikan itu. Sebab profesi dan status hanya lorong-lorong tempat orang-orang yang layak dicintai itu mengalirkan kebaikannya.
Ada beberapa sebab, mengapa seseorang layak untuk dicintai.
- Layak dicintai karena kepentingan regenerasi.
Allah SwT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang-orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui,” (QS. Al-Maidah 54)
Ayat di atas menjelaskan tentang fungsi generasi pengganti. Pergantian generasi ini bisa terjadi secara berkelompok, maupun secara orang per orang. Yang pasti, apad akhir ayat disebutkan bahwa ini adalah karunia. Maka memutuskan untuk menjadi generasi pengganti, adalah pilihan luar biasa, untuk menjadi orang yang layak dicintai.
2. Layak dicintai karena memburu cinta abadi.
Cinta abadi adalah cinta ilahi. Cinta Allah SwT. Maka orang-orang yang memburu cinta abadi itu adalah orang yang layak dicintai. Orang-orang yang memburu cinta Tuhan-nya, kasih Rabb-nya, akan sabar menjalani perintah-Nya, tegar menjauhi larangan-Nya dan memancarkan cinta pula bagi sesama. Mereka orang-orang yang layak dicintai. Sebab cinta mereka pada Allah SwT akan memantulkan manfaat sosial bagi sesama manusia, dan akan mendorongnya untuk banyak beramal shalih.
3. Layak dicintai karena kesetiaan peneladanan.
Peneladanan dalam hal ini adalah meneladani Rasulullah saw. Pasangan dari cinta abadi kepada Allah. Karenanya Allah menegaskan, bila kita memang mencintai Allah, kita diperintahkan untuk mengikuti Rasul-Nya. Cinta peneladanan untuk Rasul terkasih adalah kewajiban, maka mencintai orang-orang yang mencintai Rasulullah adalah kekuatan tambahan untuk mencintai Rasul itu sendiri.
4. Layak dicintai karena melakukan lompatan perubahan.
Lompatan perubahan disini adalah lompatan pertaubatan. Orang-orang yang bergelimang dosa, bila kemudian melakukan lompatan berani meninggalkan kubangan dosa itu, lantas hidup dalam naungan Islam, mereka adalah orang-orang yang layak dicintai.
5. Layak dicintai karena menjadi perekat kebersamaan.
Orang-orang yang mampu menjadi perekat kebersamaan akan selalu dirindukan sepanjang masa. Sebab, dia bisa merajut kebersamaan, menyelesaikan perseteruan, dan mengharmoniskan gelisah perbedaan. Bila di antara kita ada bakat memilih jalan ini, jalanilah dengan sepenuh hati. Ini adalah karunia, bakat yang tidak diberikan Allah kpd semua orang. Bahkan pilihan ini dengan jelas disebut Rasulullah sebagai pilihan orang-orang yang akan dicintainya. “Sesungguhnya orang yang paling aku cintai adalah orang-orang yang paling baik akhlaknya yaitu orang-orang yang tawadhu’, yang mencintai dan dicintai. Dan sesungguhnya orang yang aku benci ialah orang-orang yang suka berjalan dengan selalu mengadu domba dan memfitnah di antara orang-orang yang saling mencintai, yang selalu mencari-cari kesalahan dan cacat orang lain.” (HR. Tirmidzi)
Demikianlah, ada banyak jalan untuk menjadi berguna lalu mendapat cinta. Semua butuh perjuangan. Pada pilihan-pilihan di atas, semoga kita bisa menjalaninya. Sebab, apalah arti hidup, bila tak layak dicinta......
(diambil dari majalah Tarbawi nomer ...... )
Sabtu, 10 November 2012
Terima Kasih Pahlawanku
Assalamualaikum...
Selamat pagi semua...
Pagi ini sebelum mulai bekerja saya akan menyapa teman-teman sekalian dengan sebuah tulisan tentang Hari Pahlawan. Ada yang tau nggak setiap tanggal berapa hari pahlawan diperingati?? Yak betul sekali, Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November dan tepat pada hari ini. Hmm by the way, kenapa ya kok hari pahlawan itu diperingati setiap tanggal 10 November? kok gak pas tanggal-tanggal lain, misal setiap tanggal 19 Maret aja gitu?? hahhaha kalo tanggal 19 Maret itu kan tanggal lahir aku, ihhhh siapa gue, artis juga bukan ^_^. Nah, ternyata pada tanggal 10 November itu terjadi Pertempuran Surabaya yang merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme (dikutip dari wikipedia). Waaaaawww sereeeem yaa, di Surabaya pula perangnya (re: Surabaya adalah Ibukota Provinsi tempat eike dilahirkan). Bisa dibayangkan kan bagaiaman perjuangan Pahlawan kita terdahulu?? luar biasaaa!! Alhamdulillah kita sebagai generasi muda sudah tidak mejumpai perang-perang yang menegangkan dan menyeramkan lagi ya. Kita harus bersukur banget karena kita dilahirkan di Negara yang sudah Merdeka, walaupun belum merdeka-merdeka banget sih menurutku, tapi itulah PR kita sebagai generasi muda untuk membuat Indonesia menjadi Negara yang Merdekan "lahir dan batin". "Semangatttt, Merah Berani Putih Suci"
Hari Pahlawan kita peringati adalah untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para Pahlawan/Pejuang yang telah mendahului kita dan pastinya juga untuk menumbuhkan jiwa kepahlawanan pada diri kita masing-masing. Betul gak?? Ada sebuah kutipan kata yang menyebutkan bahwa "Bangsa Besar, Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya". Selain Pahlawan Nasional, dalam hidup kita pasti juga memiliki seorang sosok yang menurut kita adalah seorang Pahlawan. Siapakah sosok Pahlawan dalam hidup teman-teman blogger sekalian? yang memilih andil besar dalam hidup.?? Misal sosok seperti Ibu, Ayah, Guru atau siapa sajalah, yang pasti mereka selalu bisa menguatkan kita saat kita jatuh. Ibu, ya ibulah yang menurut saya adalah pahlawan yang benar-benar pahlawan dalam hidup. Sebetulnya bukan hanya ibu yang memiliki jasa besar dalam hidup kita terutama dalam hidup saya, masih ada Ayah, Saudara, Kakek, Nenek, Guru, dan juga teman-teman sekalian yang menurut saya adalah pahlawan.Namun kali ini saya pilih untuk lebih membahas kepahlawana seorang Ibu, yang menurut saya adalah luar biasa. :)
Ibu memang sungguh luar biasa sekali, ada sebuah petikan lagu saat saya masih kecil dahulu yang hinga kini masih terngiang-ngiang dikepala saya, yaitu lagu "Kasih Ibu" seperti ini liriknya :
Kasih Ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia
dari petikan lagu diatas seperti sudah bisa menggambarkan betapa luar biasanya seorang Ibu. Mungkin banyak orang yang setuju bahwa Ibu lebih dari sekedar pahlawan, Ibu bak Malaikat yang senantiasa menjaga kita. Saya bangga memiliki seorang Ibu seperti beliau, beliau sungguh luar biasa sekali, pengorbanannya untuk saya, perjuangannya untuk membuat saya hingga bisa jadi seperti saat ini benar-benar tidak mudah. Ibu saya adalah seorang yang tangguh dan ketangguhan itu bak gayung bersambut saat ditambahi ketangguhan Ayah saya. Mereka berdua merupakan pahlawan hati saya. Mereka berdua adalah pasangan terbaik menurut saya:). Kelak saat saya memiliki pasangan, saya berharap bisa seperti meraka berdua yang selalu harmonis yang selalu berjuang untuk anak-anaknya.
Nah baru sadar kan bagaiamana keluarbiasaan seorang Ibu? mereka benar-benar tanpa lelah meloyalkan hidupnya untuk anak-anaknya.Sekarang adalah giliran kita untuk membalas budi-budi baiknya. Sebanyak apapu balasan kita pada kedua orang tua kita tak kan pernah sebanding dengan apa yang telah merak berikan kepada kita. Mungkin saat ini hal pertama yang bisa kita lakukan untuk membalas jasa kedua orang tua adalah selalu berbhakti kepada meraka, selalu membahagiakan mereka, dan jangan sekali-kali mengecewakan atau bahkan membuat mereka menangis karena kita. Jangan sampai pula cerita dongeng Malin Kundang terjadi dalam diri kita, karena sesungguhnya kita bukan apa-apa tanpa kedua orang tua kita. Sebagai manusia kita harus tau cara membalas budi, harus tau berterima kasih supaya kita dapat menjadi orang yang besar. Anak yang sukses andalah anak yang mampu membuat kedua orang tuanya bahagia karenanya. Terima kasih Ibu dan Ayahku, terima kasih Pahlawanku, kalian memang luar biasa. Semoga Allah senantiasa memberi kesehatan kepada kalian, semoga Allah membalas jasa-jasa kalian dengan Surga yang Indah kelak :) Amiiiiin.
Mungkin itu saja yang dapat saya bagi dalam artikel ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat buat kita semua, jika ada kurang lebihnya mohon saran yang membangun ya,, :) Selamat Membaca, Terima Kasih :) Wassalamualaikum....
Regards
Evi Lakueste
My beloved Parent :) :*
Really Miss You
Jumat, 09 November 2012
Menjadi dengan Memulai??
Assalamualaikuuum,,,
Selamat datang kembali ya di blog saya,,,
Selamat datang kembali ya di blog saya,,,
Sesuai dengan judul dari artikel ini saya akan membahas tentang sebuah pencapaian, sedikit banyak yang saya ceritakan ini sumbernya adalah dari pengalaman hidup saya sendiri dan dari beberapa dari sahabat dekat saya.
Setiap orang diciptakan oleh Allah dengan kelebihan masing-masing, ada yang pintar, ada yang kurang pintar, ada yang cantik, ada yang kurang cantik, ada yang tinggi ada yang kurang tinggi, dan masih banyak lagi, begitulah manusia memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Yang diberi kekurangan jangan berkecil hati dan yang diberi kelebihan ya jangan sombong ya, kita bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa di dunia ini tanpa Allah, semua hanya milik Allah jadi kita tidak berhak untuk sombong. Ok guys,,, be low profil ya... :)
Mencari jati diri sejatinya adalah untuk mengetahui siapa saya, siapa diri saya! Dan hingga saat ini pun saya juga masih mencari jati diri, bukan berarti saya belum mengenali siapa diri saya, tapi lebih-lebih adalah untuk lebih memahami passion-passion kita. Dulu saat masih kecil, saya pernah bercita-cita untuk menjadi artis, karena menurut saya jadi artis itu enak, punya uang banyak dan tiap hari bisa muncul di tv. hahhahaha Ingin jadi artis bukan juga tanpa bakat ya! Saya merasa memiliki kemampuan dalam biadang tarik suara dan saya senang dengan hal itu, namun mungkin karena kurang diasah akhirnya bakat terpendam saya dalam dunia tarik suara menjadi benar-benar terpendam. Tapi walaupun gak jadi penyanyi bolehlah sekali-sekali bernyanyi walaupun cuma di kamar mandi. hehehe Seiring berjalannya waktu cita-cita menjadi artis tiba-tiba hilang begitu saja seolah ditelan oleh waktu.
Kemudian beranjak remaja saya mempunyai cita-cita baru yaitu ingin menjadi soerang PNS tepatnya adalah menjadi guru atau dosen, dan tampaknya cita-cita tersebut masih terbawa hingga saya kuliah dan mungkin terbawa juga hingga saat ini, walaupun saat ini saya sangan menikmati pekerjaan saya namun saya tidak pernah melupakan mimpi saya untuk menjadi seorang pengajar. Mungkin jika nantinya saya benar-benar menjadi pengajar, saya akan memilih menjadi dosen tepatnya dosen teknik sipil sesuai dengan bidang kuliah saya dan sesuai dengan pekerjaan saya. Menjadi seorang pengajar atau dosen menurut saya adalah pekerjaan yang sangat mulia, disamping itu juga memiliki waktu yang fleksibel, dan bisa pake seragam bebas yang pastinya kerja bisa sambil bergaya :p.
Nahh sekarang ini tiba-tiba ada suatu keinginan-keinginan lain yang tiba-tiba muncul, yaitu tiba-tiba saya ingin menjadi pengusaha. Belum tau sih mau jadi pengusaha apaan, tapi yang pasti gejolak dalam hati itu semakin hari semakin kenceeeeng,.,, huaaa gimana ya menggawalinya untuk menjadi pengusaha itu? padahal sebetulnya saya merasa gak punya bakat dalam hal wiraswasta. Kadang saya berfikir apa saya ikuti arus aja hingga akhirnya saya akan menjadi apa gitu, kenapa saya mikir kayak gitu karena dulunya memang saya tidak suka sama sekali dengan dunia proyek, tidak mengerti dunia proyek, dan bahkan mungkin saya gak akan mau belajar tentang dunia proyek.Namun mungkin Allah punya rencana lain, hingga sekarang kenyataanya malah berbalik, saya sekarang bekerja di dunia proyek, dan bahkan sekarang menjadi cinta berat dengan dunia proyek padahal dulunya enggak banget. hahhaha yahh begitulah hidup... nah balik lagi ke niatan menjadi pengusaha tadi ya, kalau saja saya hanya menunggu, menunggu, dan menunggu trus akan sampai kapan saya harus menunggu dan akan benar-benar menjadi seorang pengusaha?? sedangkan mau memulainya aja bingung mau dari mana dulu, bingung juga apanya yang mau di mulai.hahahha
Mungkin hal yang saya alami banyak juga dialami oleh teman-teman yang lain. Walaupun saat ini saya belum bisa mewujudkan mimpi saya tapi saya bisa menyimpulkan bahwa kita kerjakan aja apa yang ada di depan mata kita, jangan pernah menunggu kesempatan, tapi jemputlah kesempatan itu kawan.Jika kita segera memulai mengerjakan hal yang ada di depan mata kita maka kita akan segera menjadi seseorang yang mempunyai karya, Beda halnya jika kita menunggu, menunggu dan menunggu saja maka kita tidak akan dapat apa-apa dan tidak akan menghasilkan apa-apa. So, yukkk kita segera mengerjakan hal yang bisa kerjakan yang menjadi bagian dari mimpi kita makan kita akan segera menjadikan mimpi itu jadi nyata. Jangan pernah menyerah, tetap semangat dan terus berjuang untuk mendapatkan mimpi, dan jangan lupa untuk "segera memulai untuk segera menjadi". :)
Begitulah bahasan sedikit dari saya tentang menjadi dengan memulai, mudah-mudahan bermanfaat ya,,, amiiin... mudah-mudahan kita bisa berbagi cerita lagi di cerita-cerita selanjutnya ya,,,:)
Begitulah bahasan sedikit dari saya tentang menjadi dengan memulai, mudah-mudahan bermanfaat ya,,, amiiin... mudah-mudahan kita bisa berbagi cerita lagi di cerita-cerita selanjutnya ya,,,:)
Thanks Kawan,
Wassalamualaikum,
Regards
Evi Lakueste
Tak Kenal Maka Tak Sayang.
Hallo semua apa kabar????
Assalamualaikum...
Tak kenal maka tak sayang, begitulah peribahasa yang sering sekali kita dengar, untuk itu sekarang kita kenalan lagi ya, kan udah lama gak eksis lagi di blog... Biar kita bisa lebih mengenal dan bisa lebih sayang hehehe
Assalamualaikum...
Tak kenal maka tak sayang, begitulah peribahasa yang sering sekali kita dengar, untuk itu sekarang kita kenalan lagi ya, kan udah lama gak eksis lagi di blog... Biar kita bisa lebih mengenal dan bisa lebih sayang hehehe
Yukkk kenalan sama saya,
Seperti layaknya perkenalan, hal yang paling pertama kali disebutkan adalah nama. Oke baiklah langsung saja segera, nama saya Alhamdulillah sejak lahir di Banyuwangi pada 19 Maret 1990 lalu adalah Evi Wahyu Wulandari, nama tersebut diberikan oleh kedua orang tua saya tercinta yang memiliki arti yang indah, InsyaAllah seindah pemilik namanya.amiiin. Hmm orang tua saya gak pernah bilang sih apa arti nama itu, tapi beberapa waktu yang lalu saya searching arti nama Evi itu bagus ternyata, "Evi artinya Kehidupan; bisa juga berarti Adil", sedangkan "Wahyu artinya petunjuk dari Allah", dan arti "Wulandari adalah rembulan terbit" dan kalo digabung secara keseluruhan nama "Evi Wahyu Wulandari berarti Kehidupan dari Allah yang datang saat Rembulan Terbit" hahahhaha... bener begitu kah??? hmm gak tau lah, tapi pastinya kurang lebihnya ya seperti itu. :)
Setalah membahas nama beserta artinya, kita lanjutkan ke perkenalan berikutnya, yaitu tentang tempat asal. Daerah asal saya adalah dari suatu desa yang lumayan terpencil yang berada di Kabupaten Banyuwangi, tepatnya berada di desa Sembulung, Kecamatan Cluring. Daerah saya ini sebetulnya tidak desa-desa banget (kalau menurut saya waktu masih kecil sih), karena kalo mau beli apa-apa juga gak terlalu jauh, disana juga udah masuk listrik sejak sekitar saya masih umur 4 tahunan, ada internet, ada juga Indomaret lho, hahahah jadi kalo menurutku gak terlalu desa, kira-kira butuh waktu 1 jam kalau kita mau pergi ke Banyuwangi kota. Namun saat kuliah pas teman-teman main kerumah bilang kalo rumah saya itu desaaaaaaaaaaaa banget, hahahha mungkin mereka bilang kayak gitu karena memang meraka lahir di kota besar. Tapi gak masalah, baik di kota ataupun di desa, yang namanya tempat lahir atau kampung halaman adalah tempat yang tetap saja indah yang selalu membuat kita rindu untuk kembali kesana karena disana merupan saksi hidup pertumbuhan kita.
Nah, sekarang sudah tau kan siapa saya?? biar lebih tau lagi siapa saya, akan saya bahas tentang riwayat pendidikan saya ya. Hahaha kayak mau melamar kerja aja pake CV (re : curiculum vitae), yaa kan namanya juga memperkenalkan diri, jadi harus komplit biar gak pada penasaran dan bertanya-tanya lagi siapa saya *ngartisnya kumattt... hihihihi. Tahun 1994 saya masuk TK, nama TKnya TK. Dharma Wanita (ehh ada Dharmanya, terus kenapa?? sekilas info, Dharma itu bagian dari nama pujaan hatiku lo :*). Setelah dari TK Dharma Wanita tahun 1996 aku masuk di satu-satunya SD favorit di desaku, yaitu SDN 1 Sembulung, horaaaasss... di SD 1 lumayan banyak kenangan disana, karena ya memang lumayan eksis sih eike,,, hahaha. Alhamdulillah juga sampai saat ini komunikasi antar teman waktu SD masih terjalin dengan baik, karena memang kita membentuk reuni.yang diselenggarakan setiap hari raya Idul Fitri. Kemuadian lulus dari SD tahun 2002 saya masuk di SMN 2 Cluring, walaupun enggak masuk SMP favorit bukan berarti eike bego ya, cuma karena waktu itu eike belum sebegitu ngerti harus gimana, jadi pas ujian ya tetep aja santai-santai gak pernah belajar. hehe Walaupun bukan SMP favorit tapi aku ngerasa beruntung banget kok bisa masuk di SMP itu, sekolahannya bersih, disiplin, dan bangunannya juga bagus, seperti hotel banyak tanaman bonsai-bonsai yang guede-gede. Tahun 2005 next lanjut ke SMAN 1 Cluring, wahhh kalo di SMA ini gimana ya, seneng banget lah pokoknya, disana nemu banyak temen, misalnya seperti nemu sodara baru, yaitu: Nurjannah (Idjah, 29 Desember 1990), Arif Eka Sulthany (Grembel, 13 November 1989) , dan Tetech Pusphita Khozaeni (Tum, 11 Juni 1991) Alhamdulillah hingga saat ini mereka masih senantiasa mengisi hari-hari indahku. Thank's ya Guys... :)
Nah sekarang waktunya bahas waktu kuliah ya, sengaja bikin alenia baru saat cerita waktu kuliah karena memang buanyaaaaaak banget cerita dari sana. Sebelum masuk kuliah banyaaaaaaak banget tes yang harus saya lakukan. Termasuk harus bimbel ke Malang 3 bulan (sambil pacaran juga sih makanya lama)hahaha, Alhamdulillah banyak belajar dari perjalanan itu. Setelah beberapa kali tes akhirnya tahun 2008 saya ketrima di salah satu Universitas Negeri di Jawa Timur, yaitu di Kota Jember. Susuai dengan letaknya, Universitas ini bernama Universitas Jember. Saat itu eike belajar di Fakultas Teknik, tepatnya jurusan Teknik Sipil. Jenjang yang saya tempuh cuma sampai Diploma Tiga, hmm rasa-rasanya walaupun udah lulus tapi semacam belum puas gitu kalau belum sarjana, apalagi ibuku tercinta yang masih aja ngotot untuk saya bersedia melanjutkan kuliah lagi (heiii ibuuukkk anakmu ini kan udah pengen menikah, kok disuruh kuliah sih?) hahahah tapi ya sudahlah, namanya juga keinginan orang tua selama itu baik ya harus dilakukan karena saya merasa belum bisa memberi apa-apa kepada orang tua, sejauh ini hanya bisa berbhakti saja pada mereka, jadi apa salahnya kalau saya kuliah lagi untuk membuat mereka bahagia, karena saya yakin membahagiakan kedua orang tua adalah pahala yang luar biasa, toh itu juga untuk kebaikan saya juga kan. Nah tapi kalo kuliah S1 ini masih dalam rencana yang insyaAllah akan segera terealisasi. amiiiin.
Saat kuliah banyak sekali yang saya dapatkan, selain ilmu dan pengalaman, saya juga dapet pacar looooooo. Emang penting ya untuk dibahas??? menuruku sih penting ya, karena dalam segala hal "dia" (re:pacar) harus selalu ikut andil supaya lebih komplit gitu. Terserah ya orang mau bilang lebay atau apa, tp yang pasti memang cintaku padanya itu berlebih-lebih bangettt,,, eaa eaa eeaa... hahahaha (Love u hets :*). Karena gak punya malu atau karena memang urat malu saya udah putus ya, kalo ngomongin soal pacar saya selalu bersemangat banget, ya walaupun masih pacar sih, tp insyaAllah jadi suami juga nantinya.Amiin amiin amiiin, lanjut Al-fateha dan sekalian tadarusan.hahhaha Saat ini dia sedang bekerja di salah satu perusahaan yang lumayan punya nama di dunia MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing) di perusahaan tersebut dia menjadi seorang Drafter dan InsyaAllah beberapa tahun lagi akan menjadi Direktur Perusahaan yang masih dirahasiakan namanya karena memang itu masih mimpi, hehe tapi insyaAllah dengan usaha dan doa mimpi itu akan segera jadi nyata. amiiiiiin. Kalo anda sekalian masuk di blog ini juga udah bakal langsung tau kok, orang yang saya maksud itu yang mana. Tuhh liat banyak foto-foto aku bareng dia :*
Dalam perkenalan gak afdol juga ya kalo gak bahas tentang kesibukan saat ini. Hmm baiklah akan saya bahas, saat ini saya sedang bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi di Bali, yaitu PT. Adi Jaya Utama, jabatan saya di perusahaan ini adalah sebagai Quantity Surveyor atau sering disingkat dengan sebutan QS. Tugas seorang QS adalah ngitung-ngitung kebutuhan biaya untuk keperluan tender maupun untuk penawaran-penawaran biasa untuk proyek, pokoknya secara garis besar tugas saya adalah berhitung. Banyak orang yang tidak suka dengan matematika, tp entah mengapa saya cinta banget dengan profesisaya ini, karena mungkin setiap orang memang diciptakan dengan keahlian masing-masing tinggal bagaimana kita mensyukurinya saja. Alhamdulillah. Saat ini, hari-hari saya bisa dibilang saya habiskan hanya untuk kerja dan pacaran, karena mau apa lagi?? karena memang pekerjaan saya saat ini sudah lumayan menyita waktu, tenaga dan pikiran saya, so setelah pulang kerja boleh donk kita refreshing sejenak utuk sekedar bertemu dengan pacar dan saling berbagi cerita. Di Bali ini bisa juga dibilang kalau teman saya ya cuma pacar saya ini, bukan berarti saya gak punya teman, banyak sih teman di kantor, tapi itu sebatas teman di kantor aja, kalau kemana-mana ya tetep aja sama pacar, bukan karena sombong atau gak mau berteman, tapi lebih pada teman-teman saya juga sibuk dengan dunia mereka masing-masing, karena kebanyakan dari teman-teman saya ini sudah berkeluarga, jadi saya menghabiskan waktu lebih banyak bersama pacar dari pada dengan teman, dan saya lebih merasa senang dan merasa aman kalo bersama dia.
Kira-kira begitulah saya di perkenalan singkat kita ini. Pasti pembaca ada yang protes, apanya yang singkaaat??? buanyak banget kaliiii... hahhahaha Iya banyak banget, karena memang banyak cerita dalam hidup saya, ini masih perkenalan saja, masih banyak cerita yang lain yang lain kali akan saya bagi kepada teman-teman bloger sekalia. Thanks for attention, selamat membaca, setelah membaca saya tunggu masukannya ya,,, :)
Thanks a lot,
Wassalamualaikum....
Regards,
Thanks a lot,
Wassalamualaikum....
Regards,
Langganan:
Komentar (Atom)



